Showing posts with label Cucupoker. Show all posts
Showing posts with label Cucupoker. Show all posts
Monday, March 14, 2016
Dibawa ke Markas BNN, Bupati Masih Teler Karena Narkotika
Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Noviandi, masih teler saat digelandang Badan Narkotika Nasional ke markas BNN di Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/3) sore.
Bahkan, saat dihadirkan dalam jumpa pers, sang bupati hanya cengaf-cengir. Tatap matanya kosong. Meski tangannya tak diborgol, tidak seperti empat rekannya yang diamankan, sang bupati tetap duduk santai.
Mengenakan baju biru, ia sesekali melongok ke arah Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Deputi Pemberantasan Natkotika BNN Brigjen Arman Depari dan Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi yang memberikan keterangan pers.
Saat wartawan meminta izin mewawancarai Wazir, Budi Waseso tidak mengizinkan. "Jangan, dia masih dalam pengaruh narkotika," kata pria yang karib disapa Buwas ini.
Ia menambahkan, Wazir memang sejak saat ditangkap di rumahnya di Ogan Ilir, masih terpengaruh barang haram tersebut. Saat ditangkap, Wazir juga tidak kabur. "Mau lari kemana dia? Lagi on (mabuk) begitu," ujarnya.
Begini, Cara Minum Air Lemon Yang Ampuh Untuk Menurunkan Berat Badan
Sekian banyak wanita masih bingung mencari cara yang tepat menurunkan berat badan namun tetap menyenangkan. Kalau bisa caranya juga jangan sampai menyiksa dan melelahkan.
Sebagian cara diet memang tampak terlalu berat dan membuat orang bosan. Alhasil, problem berat badan masih menghantui dan menjadi resolusi yang sama setiap tahunnya.
Dilansir LiveStrong.com, air perasan lemon ampuh lho untuk membantu menurunkan berat badan. Universitas Jogakuen di Jepang bahkan menyarankan agar setiap orang yang bermasalah dengan berat badan rutin mengonsumsinya. Tak perlu takut terserang maag, buah lemon sekalipun rasanya aman merupakan terapi alami yang bermanfaat mengatasi maag.
Tips 1.
Mencampurkan air perasan lemon dengan air hangat, diberi sedikit madu agar rasanya tidak terlalu asam dan dikonsumsi selagi hangat. Lemon ini punya manfaat diuretic yang dapat membantu mengatasi problem ginjal dan liver sehingga lemak jahat tidak sampai mengganggu fungsi organ dalam.
Tips 2.
Ganti kebiasaan Anda minum soft drink atau kopi mix dengan air perasan lemon. Kurangi pula tambahan gula di dalamnya sehingga jumlah kalori tetap seimbang. Pastikan juga minum air putih yang cukup sehingga fungsi lemon lebih maksimal.
Tips 3.
Simpan potongan lemon di dalam air dalam botol. Campurkan dengan daun mint dan biarkan di dalam lemari es semalaman. Infuse lemon water ini siap dinikmati keesokan paginya.
Tips 4.
Minum air lemon 15-20 menit sebelum makan untuk menjaga nafsu makan tetap terkendali.
YANG WAJIB DIPERHATIKAN
Sekalipun ampuh membantu menurunkan berat badan, jangan sesekali hanya mengonsumsi air perasan lemon saja seharian. Tubuh Anda juga masih membutuhkan nutrisi dari makanan lain sehingga Anda harus mix match dengan menu bergizi lainnya juga.
Kamar Didobrak, Ternyata Pak Polisi dan Bu Guru Cantik Sedang…
WARGA Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Pasuruan menggerebek pasangan mesum dalam kamar di sebuah rumah kos pada Jumat (9/10). Yang membuat warga makin jengkel adalah pria mesum itu ternyata seorang pak polisi. Sedangkan pasangan perempuannya adalah seorang guru PNS di sebuah SD di Nguling yang ternyata sudah bersuami.
Polisi itu berinisial DRH. Pangkatnya Brigadir dan bertugas di Polsek Lumbang. Selain itu dia sudah beristri dengan dua anak.
Sedangkan ibu guru itu berinisial SM, 32. Dia adalah warga Desa Penunggul, Kecamatan Nguling yang sudah bersuami pula.
Penggerebekan itu bermula saat sekitar pukul 18.30 KS melihat istri cantiknya, SM diboncengkan seorang lelaki. Karena curiga KS membuntuti istrinya itu. Ternyata sang istri dan lelaki itu masuk ke dalam sebuah kos-kosan.
KS pun mencoba menelepon istrinya. SM menjawab bahwa dirinya sedang ada keperluan di suatu tempat. KS jengkel. Dia kemudian melapor ke polisi dan warga.
Warga awalnya tak percaya dengan laporan itu. Pasalnya, DRH yang memang kos di tempat itu mengaku sudah menikah dengan SM. “Tapi kok ternyata adalah laporan dari bapak KS…,” kata Ali salah seorang warga sekitar.
Warga pun akhirnya percaya dengan laporan KS dan bergerak untuk menggerebek DRH.
Rupanya niat warga untuk menggerebek sudah diketahui pasangan itu.
Saat pintu didobrak DRH sudah tak ada di sana. Dia sudah lompat dari plafon rumah. Tapi akhirnya dia berhasil ditangkap.
Beruntung, sebelum dihajar ramai-ramai warga, petugas Polsek Lumbung datang dan mengamankan pasangan itu.
Pengamat UN, Ahok Adalah Politisi Yang Mengorbankan Diri dan Keluarga Demi Kepentingan Rakyat
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berani mengambil langkah maju di Pilkada DKI Jakarta melalui jalur independen. Partai yang tertarik dengan Ahok, hanya dapat mendukung, tanpa bisa mengusungnya.
Pengamat politik dari Universitas Nasional Ansy Lema menilai Ahok adalah politisi langka. Ahok, katanya berani Ahok berani secara ekstrem membela apa yang menjadi hak rakyat dan menentang tindakan-tindakan yang melawan kepentingan masyarakatnya. Jarang ada pemimpin yang demikian di Indonesia dewasa ini.
"Ahok itu politisi langka yang bekerja demi rakyat, mengorbankan diri dan keluarga demi kepentingan yang lebih besar," ujar Ansy di acara diskusi Forkoma PMKRI yang bertajuk "Dialog Publik Seputar Pilkada DKI Jakarta" di Gado Gado Boplo, Jl. Gereja Theresia 41, Menteng-Jakarta, Jumat (11/3).
Selain Ansy, hadir juga Sekretaris DPW Nasdem DKI Jakarta Wibi Andrino dan Waketum GP ANSOR Mohammad Haerulamri. Ketua Forkoma PMKRI Hermawi Taslim dan Sekjen Heri Soba.
Ansy menilai, Ahok, dalam melaksanakan tugasnya sebagai gubernur, sangat menekankan soal totalitas sehingga amanat rakyat dalam pilkada terbayar tuntas. Rakyat merindukan pemimpin yang selalu hadir dan ada bersama mereka melalui kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.
"Warga Jakarta itu rasional. Mereka memilih pemimpin yang selalu hadir untuk rakyat dan telah berbuat untuk rakyat," ungkap dia.
Lebih lanjut, Ansy mengatakan bahwa Ahok dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin yang punya integritas dan kapasitas menjadi kepala daerah melalui jalur independen. Jakarta, kata dia, membutuhkan pemimpin yang sungguh-sungguh mendedikasikan seluruh diri demi perubahan yang lebih baik. Hal ini mengingat Jakarta merupakan kota dengan kompleksitas yang sangat tinggi.
"Pemimpin yang kreatif dan inovatif akan melihat persoalan di Jakarta sebagai tantangan dan potensi untuk angin perubahan, dan Ahok adalah sosok yang sanggup memenuhi panggilan itu," tandas Ansy.
Menurutnya, Ahok memiliki integritas, kapasitas intelektual, dan keberanian sebagai seorang pemimpin."Dengan maju lewat jalur independen dalam pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok ingin menegaskan bahwa ia adalah inspirasi bagi rakyat Indonesia atas nama perubahan yang lebih baik," tambah Ansy.
Sebagai inspirator, Ahok telah membuktikan itu lewat kerja-kerja nyata bagi rakyat Ibukota selama periode pertamanya. Selain itu, Ahok mau mengatakan kepada rakyat Indonesia bahwa selama pemimpin sungguh-sungguh bekerja mementingkan rakyat, ia akan selalu didukung oleh rakyat sepenuh hati tanpa peduli pada soal ras dan agama.
Perhatian !! Bedak ini berbahaya bagi kesehatan dan bayi anda ! 10.000 wanita telah terkena kanker !!
Anda pasti tidak asing lagi mengenal bedak ini karna banyak beredar di pasaran. Bedak bayi sudah sejak lama digunakan para ibu untuk merawat bayinya dari gatal dan alergi kulit lainnya. Bahkan bedak bayi juga
sering digunakan oleh para ibu untuk wajah mereka sendiri dan bagian tubuh yang lain.
Para wanita beranggapan bahwa memakai bedak bayi membuat kulit mereka lebih lembut dan terlihat cerah. Nah, jika anda seorang ibu atau gadis yang hingga saat ini masih sering memakai bedak bayi dengan merk Johnson and Johnson seperti pada gambar diatas, mungkin sekarang ini waktunya anda stop dan mulai pikirkan dampaknya. Untuk diketahui bahwa bedak bayi dengan merk Johnson ini dapat meningkatkan resiko kanker hingga 30 persen. Dr. Daniel Cramer, seorang epidemiologist Amerika menyatakan bahwa setidaknya ada 10.000 wanita yang menderita kanker ovarium yang disebabkan oleh pemakaian bedak bayi yang rutin selama bertahun-tahun.
Fakta Mengejutkan Pada awal 1982, sebuah studi menunjukkan hubungan antara penggunaan bedak bayi dan resiko kanker ovarium. Hasilnya ditemukan bahwa wanita yang menggunakan serbuk bedak beresiko 300 kali lipat terkena kanker.
Penemuan ini begitu mengejutkan hingga media mainstream sekelas New York Times pun melalui headlinenya meminta perusahaan besar Johnson & Johnson untuk mengungkapkan kebenaran di balik produk mereka. Baca dan Lihat Peringatan Pada Botol Jika saat ini di rumah anda masih ada botol bekas bedak Johnson and Johnson, cobalah periksa dan baca peringatan yang tertulis pada botol bedak tersebut. Disana jelas-jelas Johnson telah memperingatkan agar jangan sampai bedak tersebut mengenai mata dan terhirup oleh kita. Hal ini karena bedak tersebut mengandung partikel yang mampu bertahan menempel di kulit anda hingga bertahun-tahun dan kemudian merayap sampai ke ovarium. Selain itu bedak ini juga menyebabkan peradangan dan merupakan pemicu kuat tumbuhnya sel-sel kanker.
Sebenarnya pihak Johnson telah menyadari fakta ini sejak hasil studi di tahun 1982 tersebut menghentak publik. Namun sanyangnya untuk alasan komersil mereka tak pernah mencantumkan efek samping penggunaan produk pada pelanggan produk bedak bayi tersebut. Efek Bedak Pada Bayi Pemakaian bedak Johnson pada bayi Anda mungkin mempunyai efek lebih buruk daripada menggunakannya pada diri Anda sendiri.
The American Academy of Pediatrics memperingatkan orang tua untuk tidak menggunakan bedak bayi serbuk jenis ini. Mineral yang ada pada bedak sangat mudah terbawa udara hingga terhirup oleh bayi, menyebabkan selaput lendir mereka mengering. Baca juga: Terkuak! Inilah Kebohongan Manfaat Susu yang Wajib Diketahui Jika sampai terhirup, bayi anda akan sulit bernapas dan dapat menyebabkan mengi pada bayi. Beberapa kasus radang paru-paru yang menimpa bayi setelah ditelusuri juga akibat penggunaan jenis bedak ini, dan sangat disayangkan pihak Johnson tidak memberikan peringatan yang cukup pada kemasan produknya.
Jadi bagi anda yang hingga saat ini masih menggunakan bedak bayi bermerk Johnson and Johnson sebaiknya beralihlah ke bedak lain yang lebih ramah pada kesehatan anda dan pastinya anda harus berhati hati dalam memilih bedak apapu. Sayangilah kesehatan anda dan bayi anda
silahkan share ke semua temanmu.
Waspada, Makanan-makanan Mengandung Pengawet Mayat di Sekitar Kita, anda pasti akan muntah setelah membacanya
1. Anggur Berformalin
Jemari Nunik Wiharti bergerak lincah memindahkan remah-remah tahu putih dari cawan petri ke dalam tabung reaksi. Ke dalam tabung transparan itu pula dia berturut-turut memasukkan air sulingan, polipropilen cair, dan serbuk pereaksi. Sepertiga tabung pereaksi terisi campuran tersebut.
Petugas pengujian Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta itu menyumbat ujung tabung dengan penutup plastik berwarna hitam. Tabung reaksi diayunkan ke atas dan ke bawah menggunakan tangan dengan kekuatan penuh. Campuran berubah menjadi keruh. Setelah dua menit menggoyang tabung reaksi, cairan yang semula berwarna putih berubah menjadi ungu.
"Positif formalin," ujar Nunik kepada tim Liputan6.com di laboratorium Balai Besar POM DKI Jakarta, Cilangkap, pada Jumat, 26 Februari 2016 lalu.
Pekan lalu, Nunik ditugaskan menguji sampel tahu yang dikumpulkan tim Liputan6.com dari empat pasar swalayan di Jakarta. Pengujian dilakukan untuk menelusuri keberadaan zat kimia berbahaya tersebut pada makanan. Selain Nunik, pengujian sampel dilakukan pula oleh tiga rekannya. Tiga rekannya yang menguji sampel tahu dari lokasi berbeda tidak menemukan keberadaan formalin.
Formalin merupakan senyawa kimia yang terbentuk dari reaksi oksidasi metanol. Salah satu sifat formalin adalah mematikan bakteri pembusuk. Karena itu formalin banyak dipakai sebagai pembersih lantai atau zat pengawet mayat.
2. Tahu Berformalin
Selain tahu, pengujian juga dilakukan terhadap sampel anggur impor yang juga dijajakan di pasar swalayan. Hasilnya, dua dari empat sampel yang diambil dari pasar swalayan berbeda positif mengandung formalin. Seorang teman Nunik mendadak cemas terhadap hasil pengujian tersebut. "Padahal saya sering beli anggur di pasar swalayan ini," katanya dengan mimik wajah khawatir.
Tahu merupakan bahan mentah untuk pel bagai hidangan keluarga Indonesia. Makanan yang berasal dari kedelai ini diproduksi di dalam negeri dan dijual di pasar-pasar, termasuk pasar swalayan dan pusat perbelanjaan. Adapun anggur merupakan salah satu jenis buah yang dikonsumsi keluarga Indonesia. Buah berbentuk bundar ini sebagian besar didatangkan dari luar negeri.
Kepala Balai Besar POM Jakarta Dewi Prawitasari tak terkejut atas temuan formalin pada makanan dan buah-buahan yang dijual di pasar modern. Menurut dia, formalin memang sering digunakan produsen dan distributor untuk mengawetkan makanan. Pengawetan menggunakan bahan berbahaya ini, katanya merupakan modus umum bagi pedagang yang ingin menekan kerugian. "Makanan yang diduga mengandung formalin bisa saja ditemukan di pasar modern atau swalayan," ujar Dewi. Dia memastikan formalin juga masih ditemukan pada bahan makanan dan buah-buahan yang dijual di pasar tradisional.
Dia melanjutkan, pengujian yang dilakukan lembaganya menemukan tahu sebagai jenis makanan yang paling sering mengandung formalin. Tahu, katanya, merupakan jenis makanan yang cepat membusuk sehingga perlu ditambahi pengawet buatan. Setelah tahu, Balai Besar POM Jakarta juga menemukan mi dan bakso sebagai makanan yang kerap diketahui mengandung formalin.
Jemari Nunik Wiharti bergerak lincah memindahkan remah-remah tahu putih dari cawan petri ke dalam tabung reaksi. Ke dalam tabung transparan itu pula dia berturut-turut memasukkan air sulingan, polipropilen cair, dan serbuk pereaksi. Sepertiga tabung pereaksi terisi campuran tersebut.
Petugas pengujian Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta itu menyumbat ujung tabung dengan penutup plastik berwarna hitam. Tabung reaksi diayunkan ke atas dan ke bawah menggunakan tangan dengan kekuatan penuh. Campuran berubah menjadi keruh. Setelah dua menit menggoyang tabung reaksi, cairan yang semula berwarna putih berubah menjadi ungu.
"Positif formalin," ujar Nunik kepada tim Liputan6.com di laboratorium Balai Besar POM DKI Jakarta, Cilangkap, pada Jumat, 26 Februari 2016 lalu.
Pekan lalu, Nunik ditugaskan menguji sampel tahu yang dikumpulkan tim Liputan6.com dari empat pasar swalayan di Jakarta. Pengujian dilakukan untuk menelusuri keberadaan zat kimia berbahaya tersebut pada makanan. Selain Nunik, pengujian sampel dilakukan pula oleh tiga rekannya. Tiga rekannya yang menguji sampel tahu dari lokasi berbeda tidak menemukan keberadaan formalin.
Formalin merupakan senyawa kimia yang terbentuk dari reaksi oksidasi metanol. Salah satu sifat formalin adalah mematikan bakteri pembusuk. Karena itu formalin banyak dipakai sebagai pembersih lantai atau zat pengawet mayat.
2. Tahu Berformalin
Selain tahu, pengujian juga dilakukan terhadap sampel anggur impor yang juga dijajakan di pasar swalayan. Hasilnya, dua dari empat sampel yang diambil dari pasar swalayan berbeda positif mengandung formalin. Seorang teman Nunik mendadak cemas terhadap hasil pengujian tersebut. "Padahal saya sering beli anggur di pasar swalayan ini," katanya dengan mimik wajah khawatir.
Tahu merupakan bahan mentah untuk pel bagai hidangan keluarga Indonesia. Makanan yang berasal dari kedelai ini diproduksi di dalam negeri dan dijual di pasar-pasar, termasuk pasar swalayan dan pusat perbelanjaan. Adapun anggur merupakan salah satu jenis buah yang dikonsumsi keluarga Indonesia. Buah berbentuk bundar ini sebagian besar didatangkan dari luar negeri.
Kepala Balai Besar POM Jakarta Dewi Prawitasari tak terkejut atas temuan formalin pada makanan dan buah-buahan yang dijual di pasar modern. Menurut dia, formalin memang sering digunakan produsen dan distributor untuk mengawetkan makanan. Pengawetan menggunakan bahan berbahaya ini, katanya merupakan modus umum bagi pedagang yang ingin menekan kerugian. "Makanan yang diduga mengandung formalin bisa saja ditemukan di pasar modern atau swalayan," ujar Dewi. Dia memastikan formalin juga masih ditemukan pada bahan makanan dan buah-buahan yang dijual di pasar tradisional.
Dia melanjutkan, pengujian yang dilakukan lembaganya menemukan tahu sebagai jenis makanan yang paling sering mengandung formalin. Tahu, katanya, merupakan jenis makanan yang cepat membusuk sehingga perlu ditambahi pengawet buatan. Setelah tahu, Balai Besar POM Jakarta juga menemukan mi dan bakso sebagai makanan yang kerap diketahui mengandung formalin.
Sunday, March 13, 2016
Kronologi Kecelakaan di Tol Tambun Arah Jakarta yang Tewaskan 2 Orang
Kecelakaan yang melibatkan sejumlah mobil dan truk kontainer di Km 22 Tol Tambun arah Jakarta, Minggu (13/3/2016) sore tadi, menyebabkan dua orang tewas dan empat lainnya luka berat.
Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto kepada Kompas.com, Minggu malam.
"Korban meninggal atas nama Slamet (45) sebagai penumpang mobil Toyota Krista dan Cecep (35), penumpang juga," kata Budiyanto.
Adapun empat korban luka berat atas nama Jhonker Sinambela (55) selaku sopir salah satu mobil yang terlibat kecelakaan, serta Wahyudin (38), Amah (22), dan Abid Al Hadi (4) sebagai penumpang.
Para korban luka berat dirawat di Rumah Sakit Hermina Grand Wish.
Dari keterangan yang dihimpun, sebelum kecelakaan terjadi, truk kontainer B 9382 FI sedang menepi di bahu jalan karena adanya gangguan. Tidak lama, mobil Toyota Krista B 1665 KVF menyalip dari bahu jalan.
Akibat jarak yang tidak memungkinkan, mobil itu menabrak bagian kanan belakang truk dan terpental ke lajur sebelahnya. Saat mobil itu terpental, pada saat bersamaan, mobil itu juga ditabrak oleh truk kontainer B 9912 UEI yang berusaha menghindar.
Truk kontainer berubah ke posisi melintang menutupi dua lajur, sementara dua mobil, yaitu Daihatsu Xenia B 1711 KCC dan Daihatsu Xenia B 1639 UYS menabrak dari belakang. (Baca: Truk Kontainer Kecelakaan di Tol Tambun Arah Jakarta, Arus Lalu Lintas Tersendat)
Akibat Banjir Citarum, PLN Padamkan 17 Gardu Listrik di Bandung Selatan
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat terpaksa memadamkan 17 gardu listrik dengan jumlah pelanggan 8.554 di wilayah Bandung Selatan.
Hal itu dilakukan guna menjaga keamanan dan keselamatan warga terdampak banjir di 15 kecamatan di Kabupaten Bandung.
Menurut Manajer Distribusi PLN Distribusi Jawa Barat Agus Kuswardoyo, pemadaman dilakukan sejak Sabtu (12/3/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
"Sesuai SOP pengamanan, PLN langsung memadamkan listrik dari gardu sebelumnya ketika ketinggian air telah mencapai 1 meter atau jika ada permintaan dari pelanggan," ucap Agus melalui siaran pers, Minggu (13/3/2016).
Dia menambahkan, pihaknya memberlakukan siaga khusus untuk memantau kondisi banjir di Kabupaten Bandung.
"Jumlah petugas yang siaga khusus untuk di wilayah banjir tersebut ada 18 orang yang terbagi menjadi 6 regu," ujarnya.
Agus mengimbau kepada warga yang wilayahnya tergenang banjir untuk segera menghubungi pihak PLN melalui Call Center PLN di nomor 022-123.
Hal itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan warga tersetrum akibat adanya aliran listrik saat banjir.
"Agar petugas segera memadamkan pasokan listrik ke wilayah tersebut," ujarnya.
Selain di kawasan selatan Bandung, petugas PLN juga terus bersiaga di wilayah lain di Jawa Barat yang rawan mengalami banjir saat musim hujan.
Adapun wilayah banjir yang listriknya dipadamkan antara lain:
1. Kp. Cijagra, Cigebar wilayah Kec. Bojongsoang.
2. Dayeuhkolot, Leuwi Bandung, Bojongasih, Cipurut wilayah Kec. Dayeuhkolot.
3. Desa Andir.
4. Desa Mekarsari.
5. Desa Baleendah.
Dijual 1,3 juta KTP untuk Calon Independen yang Membutuhkan
Untuk mendukung adanya calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) muslim yang maju melalui jalur independen dalam Pilkada DKI 2017, Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) mengklaim telah mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI sebanyak 1,3 juta lebih KTP dari warga muslim di Jakarta.
Ketua GMJ, Fachrurozi Ishaq, mengatakan, pihaknya sudah memulai mengumpulkan KTP sejak tiga bulan lalu. Pengumpulan KTP DKI dilakukan diseluruh majelis taklim yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.
“Jadi, tiga bulan yang lalu kami sudah mengumpulkan KTP DKI dari umat muslim yang bergabung dalam majelis taklim di Jakarta. Target kami di bulan April mendatang, kami sudah bisa mengumpulkan KTP DKI diatas dua juta,” kata Fachrurozi dalam acara deklarasi mengusung Balon Gubernur Muslim DKI di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/3) sebagaimana dilansir Beritasatu.com (11/03/2016).
Untuk mengumpulkan KTP DKI tersebut, GMJ telah mendirikan sekitar 500 posko penjaringan KTP DKI. Dia yakin jumlah posko akan bertambah banyak hingga 600 posko. Karena pendirian posko berjalan melalui majelis-majelis taklim.
“Kami berkomitmen untuk mendukung orang-orang yang punya komitmet untuk rakyat. Yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dan umat Islam,” ujarnya.
Siapa pun cagub dan cawagub muslim yang akan maju melalui jalur independen, pihaknya akan menyerahkan seluruh KTP yang sudah terkumpul kepada pasangan tersebut. Sehingga pasangan cagub dan cawagub muslim tersebut tidak perlu susah payah lagi mengumpulkan KTP DKI yang menjadi syarat paling berat bila ingin maju independen.
“Memang ada 15 balon gubernur yang kami ajukan. Tapi 15 ini kan akan disaring, sehingga menghasilkan pasangan cagub dan cawagub muslim yang akan maju dalam Pilkada melalui jalur independen,” jelasnya.
Bila ada partai politik (parpol) yang akan bekerja sama, ditegaskannya, GMJ akan selalu terbuka untuk bekerja sama mendukung cagub dan cawagub muslim DKI.
“Kami, GMJ siap kerja sama dengan seluruh partai yang ada. Kami tidak menutup pintu. Bahkan kami akan proaktif dengan parpol yang mau bekerja sama dengan kami. Kami akan serahkan KTP kami untuk cagub dan cawagub muslim,” tegasnya.
Pertanyaannya adalah, sedangkan Ahok yang cuma kurang wakilnya saja pengumpulan KTP-nya dianggap bermasalah, lah ini mengumpulkan KTP tapi tidak ada nama Cagub/Cawagub-nya sama sekali. Jadi pengumpulan KTP ini untuk siapa? Atau jangan-jangan untuk dijual?
Semakin tidak karuan saja orang-orang ini.
Gagal Terus Melawan Ahok, Lulung Bisa Saja Dirawat di RS Sumber Waras
Segala macam cara dengan seluruh kekuatan dan kemampuan sudah dikerahkan untuk menemukan kesalahan Ahok, tetapi DPRD DKI belum juga berhasil menemukan kesalahan Ahok. Pasukan DPRD DKI yang dipimpin oleh Lulung bersama dengan M Taufik dan Prabowo Soenirman itu pun nyaris frustrasi.
Harapan terakhir, kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta yang semula dikiranya akan sukses membuat KPK menyatakan Ahok sebagai tersangka pun, ternyata buyar, setelah KPK sendiri menyatakan belum menemukan unsur tindak pidana korupsi pada kasus tersebut. Lulung pun meradang, menuding ada konspirasi antara KPK dengan Ahok.
Bingung kepada siapa harapan bisa digantung lagi, Lulung cs pun sempat melirik ICW, rencananya mereka akan meminta bantuan ICW untuk mengungkapkan keterlibatan Ahok dalam kasus korupsi pembelian UPS, lengkap dengan bukti-buktinya. Tetapi, niat itu pun urung, DPP PPP yang diharapkan membantu, tidak tertarik, maka Lulung pun menuding ICW tidak independen lagi, karena sudah mendapat pekerjaan dari Ahok.
Pekerjaan yang dimaksud Lulung adalah kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dengan ICW dalam rangka melakukan pengawasan anggaran. Dalam kerjasama itu, ICW juga membantu Ahok membuka data kontraktor abal-abal yang mengerjakan sejumlah proyek di DKI Jakarta.
Lulung pun mengharapkan partainya, PPP membantu dia dan kawan-kawannya mengungkapkan korupsi yang dilakukan oleh Ahok, baik di Sumber Waras, maupun UPS, tetapi PPP tidak menanggapinya. PPP malah memberi sinyal akan mendukung Ahok di Pilkada DKI 2017.
Hal ini pun membuat Lulung tambah menderita bathinnya, ia pun mengancam partainya itu, ia akan keluar dari PPP jika partai itu benar-benar mendukung Ahok di Pilkada DKI 2017 itu. Ternyata, ancaman itu pun menjadi bumerang baginya.
Juru Bicara DPP PPP, Arsul Sani, bilang, tidak masalah jika ada yang mau keluar dari PPP, dengan alasan tidak setuju dengan calon yang akan didukung partai. Partai tidak tergantung pada satu orang. Alias, silakan saja, jika Lulung benar-benar mau keluar dari PPP gara-gara partainya itu mendukung Ahok.
Bahkan menurut Ahok, sudah ada rencana Sekjen PPP versi Muktamar Bandung, Romahurmuziy (Romi), yang akan me-recall (penggantian antar-waktu) Lulung dari DPRD DKI. Jadi, sekalipun Lulung tak jadi melaksanakan nazarnya itu, jika Romi berhasil menguasai PPP, maka hampir pasti Lulung akan di-recall dari DPRD DKI.
Yang dikhawatirkan adalah gara-gara semua harapannya itu tak tercapai, Ahok bukannya tergusur apalagi masuk penjara, malah semakin berjaya, bahkan kelak terpilih kembali sebagai Gubernur DKI Jakarta, saking frustrasi dan depresinya, Lulung malah bisa saja dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras.
Setelah Mega, Risma Dibully Habis Banyak Orang Akibat Ngatain Ahok Nafsu Jabatan
Suasana politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta makin panas. Berbagai komentar yang dikeluarkan elite partai politik langsung ditanggap oleh publik.
Media sosial (medsos) adalah salah satu media penyaluran informasi yang cepat dan tak terkendali. Informasi apapun dari elite politik atau penguasa negeri ini langsung ditanggapi dengan gaya yang bervariasi.
Ketika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan wacana deparpolisasi dalam kaitan dengan calon independen, publik langsung mengeritik dan bahkan mem-bully anak Presiden RI pertama itu.
Kini Walikota Surabaya Tri Rismaharini di-bully habis ketika mengeritik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok soal memilih jalur independen karena tidak bisa membayar mahar.
“Tidak begitu ceritanya. Demi Allah dulu tidak ada aku diminta-minta mahar. Aku ndak ngasih satu rupiah pun. Saya yakin Pak Ahok juga ngga dimintai uang,” kata Risma di depan wartawan di Balai Kota Surabaya saat menerima Wali Murid yang akan mengajukan Judicial Review UU Pendidikan, Jumat (11/03/2016).
Risma menambahkan, “Fatsunnya, di agama itu tidak boleh minta jabatan. Kenapa aku ngga independen? Kalau aku independen berarti aku punya nafsu untuk cari jabatan itu. Kemudian saya diberikan kepercayaan. Nah itu bagian dari amanah. Jadi bedanya di situ.”
Publik melalui medsos pun bereaksi. Di Group facebook ” JOKOWI PRESIDEN KU” Walikota Surabaya yang baru dilantik itu dicecar oleh banyak orang.
Cindya Indah Ah Bu Risma kok Jadi begini? Pendukungnya jadi kecewa karena Ucapanya Ini.Kalau Independent itu Gila Jabatan Berarti Rakyat khususnya Warga Jakarta dong yg Gila Jabatan..La Wong Warga nya yg mengusung sendiri Bukan Partai kok di bilang Gila Jabatan.Nah Contoh yg Gila jabatan Tuch ;Yusril,Danni,Lulung,Roy Suryo,DPR,dan semua yg melawan Ahok dan Warganya .
Horas Sitompul ahok bisa kasar ngomongnya karena kelakuan dpr yg jahat sekali.ingat bu risma…..anda blm pemimpin seperti ahok.coba…..apa anggota dprd yg disurabaya orang jujur semua,sehingga ibu ngak pernah mengungkap para koruptor yg didprd.
Ario Probosongko Jangan terlalu naif cara berpikirnya Bu…..Cawagub kalau sampai lewat jalur independent, pasti ada apa2 dalam tanda kutib dengan parpol…..jalur independent itu alternatif terakhir dari seorang calon kepala daerah untuk maju ke pilkada, & itu juga disadari calon tersebut bisa gagal & kalah…….jadi jangan sampai punya pikiran kalau Ahok yang lewat jalur independent itu haus akan jabatan….Beliau kalahpun juga siap…..
Yosia Purba bu risma jadi pikun ya, mana ada ambil kekuasaan lewat jalur independen, resikonya tinggi bisa bisa kehilangan jabatan.ahok kan bilang lebih baik saya kehilangan jabatan daripada kehilangan kepercayaan. dia tau reskonya jarang belum ada yang masuk lewat independen.
Feriani Lestari INI BUKAN NGLINDUR BU???Kbtulan yg maju independent Sosoknya GAK GILA KUASA LHO BU..gak kepilih lg gpp..paling tidak BELIAU sdh berhasil mengubah SISTEM KERJA ONLINE YG TRANSPARAN selama beliau menjabat..
Fransiskus Kusmaryadi Semua baik lewat parpol atau indipenden, sama saja cari jabatan. Yang menentukan adalah bagaimana mendapatkan dan bagaimana seseorang mempergunakan jabatanya.
Emida Widya Gw ngefans sich ma bu risma…tpiklo ikut nyerang pak ahok mah…gw siap jdi Haters buat ibu…liat aj
Ada juga yang membela Ibu Risma.
Anastasia Dwi Riniwintarsih Ini bener bu risma yg ngomong?:|
Paryanto Dendy Risma bener.., pasti yg nyalahkan cm pndukung Ahok…, jd yg sewot adlh pndukung Ahok
Rusli Dago Atut masih banyak kader pdi yang jujur dan seorang islam sejati. ,saya pedukungmu.love pdi heheh.
Dugaan Ahok Bahwa Penjual Minuman Di Monas Menggunakan Air Comberan Tidak Meleset
Jauh jauh hari ahok pernah mengatakan dengan tegas bahwa PKL monas bikin sirup pakai air comberan
Akibat omongan ahok pedas ahok tersebut banyak preman preman yang menjadi beking pkl monas marah marah sama ahok dan ingin memidanakan ahok
Dikutip islamnkri.com dari media online kompas.com , Rabu, 20 Mei 2015 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk turut berperan dalam penjualan kuliner di program Lenggang Jakarta di Lapangan Eks IRTI Monumen Nasional (Monas).
Nantinya, tiap kios yang berada di Lenggang Jakarta akan ditempeli kertas lulus uji BPOM sehingga warga tidak akan takut maupun khawatir lagi untuk membeli makanan di pedagang kaki lima (PKL) Monas ini.
“Kemarin-kemarin, bule-bule kalau ke Monas berani makan enggak? Enggaklah, bikin sirup saja pakai air comberan. Tapi, sekarang kan ada BPOM juga, jadi bule-bule dan orang kantoran tertarik makan di sini (Lenggang Jakarta),” kata Basuki seusai meninjau persiapan pelaksanaan Lenggang Jakarta di Monas, Rabu (20/5/2015).
Satpol PP berhasil ungkap jaringan penjual minuman di monas yang menggunakan air tetesan rel kereta api.
Masyarakat harus waspada jika ingin beli minuman di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Ternyata para penjual berbuat curang dengan menggunakan air mentah atau kotor untuk membuat minuman itu.
Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat pun langsung menindak lapak PKL yang berada di bawah rel kereta di sekitar Masjid Istiqlal. Hal ini menindaklanjuti informasi masyarakat keberadaan PKL yang kerap menampung air tetesan dari rel kereta dan digunakan untuk membuat minuman.
“Lapaknya langsung diangkut, jadi mereka jual minuman tapi bahan airnya tetesan air dari atas rel kereta, itu kotor sekali,” ujar Kasatpol PP Jakarta Pusat Iyan Sophian Hadi, Jumat (11/3/16).
Petugas pun langsung mengangkut seluruh lapak PKL dan alat penyaring air. “Bahan baku airnya itu sangat berbahaya karena bukan air bersih, masyarakat bisa rawan terjangkit penyakit nantinya,” katanya.
Kawasan rel kereta di sekitar Masjid Istiqlal memang kerap digunakan PKL sebagai pintu masuk ke kawasan Monas. Petugas sendiri ditugaskan untuk berjaga di sisi Jalan Perwira agar mereka tidak bisa melintas masuk ke kawasan Monas.
Kepala Satgas Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Hari Apriyanto mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah air tersebut memang benar dari limbah tetesan rel kereta, namun besar kemungkinan hal tersebut benar.
“Jadi sampai ini belum bisa memastikan air itu berasal dari tetesan rel, tapi ya kayaknya gitu (air tetesan rel),” ujar Hari kepada merdeka.com, Sabtu (12/3/16).
Hari menambahkan, masyarakat sekitar memang sudah curiga dengan es teh yang dijajakan oleh para pedagang lantaran tidak jelas pembuatan teh tersebut bahkan tidak terlihat ada proses memasak teh di tempat para pedagang tersebut biasa berkumpul.
“Orang-orang di sekitar sana memang curiga, mereka jualan es tapi enggak keliatan mereka masaknya di mana, enggak ada kompor atau kegiatan pembuatan tehnya juga,” terangnya.
Meski masyarakat menyangsikan teh tersebut, Hari mengatakan, tidak ada warga yang melapor ke pihak yang berwenang terkait kegiatan itu. “Mereka memang curiga tapi mereka enggak sangka aja kalau air yang dijadikan bahan dasar es teh tersebut dari air mentah,” pungkasnya.
Atas kejadian ini satu orang sudah diamankan di Polsek Gambir, Jakarta Pusat berinisial S. Namun hingga kini pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka
Selain pakai air tetesan rel, pedagang di Monas gunakan gelas bekas
Satpol PP Jakarta Pusat mengungkap kecurangan pedagang minuman di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Pedagang itu menjual minuman pakai air tetesan rel kereta api.
Tentu saja sangat kotor dan tidak higienis. Tak hanya itu, gelas bekas juga dipakai.
“Bukan hanya airnya, gelasnya juga sisa- sisa pemulung,” kata Kasatpol PP Jakarta Pusat Iyan Sophian Hadi, Jumat (11/3/16).
Iyan pun mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau berhati-hati jika ingin belanja di kawasan Monas. “Kita sarankan masyarakat tidak membeli,” ucapnya.
Sebelumnya, masyarakat harus waspada jika ingin beli minuman di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Ternyata para penjual berbuat curang dengan menggunakan air mentah atau kotor untuk membuat minuman itu.
Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat pun langsung menindak lapak PKL yang berada di bawah rel kereta di sekitar Masjid Istiqlal. Hal ini menindaklanjuti informasi masyarakat keberadaan PKL yang kerap menampung air tetesan dari rel kereta dan digunakan untuk membuat minuman.
“Lapaknya langsung diangkut, jadi mereka jual minuman tapi bahan airnya tetesan air dari atas rel kereta, itu kotor sekali,” ujar Kasatpol PP Jakarta Pusat Iyan Sophian Hadi.
Saturday, March 12, 2016
Dituding Lakukan Deparpolisasi, Ini Pembelaan Bupati Dedi kapada Ahok
Rakyat.win ~ Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai keputusan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen bukan merupakan bentuk deparpolisasi.
"Kalau menurut saya, keputusan Pak Ahok itu merupakan bagian dari otokritik publik terhadap partai politik. Bukan deparpolisasi," katanya kepada Tempo, Sabtu pagi, 12 Maret 2016.
Menurut Dedi, karena otokritik, sudah sepantasnya para pemimpin partai politik berintrospeksi diri, terutama soal sistem dan manajemen partai yang tidak profesional. Dengan cara itu, partai politik bakal mampu merespons setiap keinginan yang berkembang di kalangan publik. "Bukan sebaliknya, gagap dalam menyerap setiap aspirasi publik."
Politikus Partai Golkar Jawa Barat itu menuturkan
saat ini demokrasi di tubuh partai sedang terdegradasi sangat tajam. Indikatornya, segala hal yang berbau sentralistik mulai muncul dalam sistem kepartaian di Indonesia. "Padahal, semestinya, parpol itu harus menjadi pelopor demokrasi," ujarnya.
Karena itu, pencalonan Ahok melalui jalur independen, kata Dedi, seharusnya dijawab dengan keberanian partai politik menampilkan kader-kader terbaiknya. "Karena seolah-olah parpol sekarang telah kehilangan figur kader," tutur pria yang sehari-sehari selalu mengenakan pakaian khas Sunda itu.
Dedi mengimbuhkan nama Ahok di jagat perpolitikan semakin berkibar karena berhasil mengejawantahkan keinginan-keinginan masyarakat Ibu Kota yang bertentangan dengan kebijakan partai politik. Partai politik sendiri, kata Dedi, bisa kembali berkibar namanya jika berhasil mewujudkan aspirasi masyarakat. "Dengan begitu, deparpolisasi akan berangsur surut."
Isu deparpolisasi itu muncul saat Ahok memutuskan memilih jalur independen dan menggadang-gadang Heru Budi Hartono sebagai calon wakilnya dalam pilkada 2017. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Prasetyo Edi Marsudi pun menyindir relawan yang mendorong Ahok maju dari jalur independen. "Negara ini dibangun oleh partai politik, bukan relawan," katanya, beberapa waktu lalu.
Setelah Nasdem, Giliran Partai Hanura Dukung Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama atau lebih akrab disapa Ahok, bakal mendapatkan dukungan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Wakil Ketua Dewan Pemimpin Pusat (DPP), Nurdin Tampubolon saat berada di Kota Jayapura, Papua, Selasa (23/2/2016), mengaku akan memberikan dukungan kepada kandidat yang terbaik.
"Kemungkinannya kita melihat yang terbaik, sekarang kemungkinannya kita akan mendukung 'incumbent' (Ahok), karena masih OK dalam kepemimpinannya," kata Nurdin menjawab pertanyaan pers di Kota Jayapura terkait dukungan kepada Ahok.
Menurut dia, dukungan tersebut tentunya akan melihat sejauh mana perkembangan hingga beberapa waktu ke depan terkait sepak terjang gubernur ibu kota negara tersebut.
"Tapi, nanti dulu kita lihat ke depan, karena itu belum final. Tapi kira-kira kesana," katanya.
Namun, kata dia, hal itu bisa saja berubah jika ada yang lebih baik dari figur Ahok, sehingga dukungan politik bisa berganti.
"Tapi bisa saja, nanti ada kandidat yang lebih baik lagi nanti. Bisa saja berubah dan kami pilih yang terbaik dari yang baik-baik itu," katanya.
Ketika ditanya apakah Hanura sudah melakukan survei untuk hal itu, Nurdin mengaku jika hal itu sudah dilakukan.
"Hanya, saja hal itu akan dilakukan lagi. Bisa saja ada kader yang bagus. Kalau dari Hanura belum ada yang menyatakan maju, baik pengurus di DKI Jakarta karena belum ada spesifik terkait itu hanya wacana saja," katanya.
4 Perbedaan Antara Kamu yang Cuma Pengen Nikah dan Kamu yang Benar-benar Siap Nikah
Sepertinya pernikahan jadi jalan keluar untuk semua permasalahan. Dengan menikah rasanya semua problem bisa diselesaikan. Padahal seperti hal lain yang membutuhkan pertimbangan panjang, menikah juga butuh persiapan. Kalau begitu, kamu termasuk yang mana? Sekadar punya mimpi untuk menikah atau memang sudah siap menikah?
1. Keinginan untuk menikah terlihat dari bayangan soal cute-nya resepsi yang indah. Kesiapan nikah malah ada di kesadaraini perjuangan berdarah-darah
Kesiapan menikah adalah kesadaran kalau hubungan ini bisa berdarah-darah (Foto: Shutterstock) via shutterstock.com
Beberapa dari kita mungkin ingin segera menikah hanya karena ingin jadi raja dan ratu sehari. Bisa duduk di pelaminan, menyalami tamu-tamu dengan pakaian terbaik dan riasan wajah yang cantik.
Kalau hanya ini yang membuatmu ingin menikah berarti levelmu masih di sebatas ‘ingin nikah’ saja. Kesiapan menikah justru ditunjukkan dari kesadaran bahwa proses ini membutuhkan perjuangan berdarah-darah. Tidak ada proses menikah yang mudah, ringan, tanpa membutuhkan persiapan yang membuatmu pusing dan lelah.
2. Ingin menikah sering membuatmu percaya kalau pernikahan bisa menyelesaikan masalah. Siap menikah membuatmu sadar kalau masalah tak akan pergi setelah kata, ‘Sah!’
Masalah tak akan pergi setelah kata sah (Foto: Shutterstock) via shutterstock.com
Kamu yang hanya siap menikah akan dipenuhi oleh bayang-bayang betapa indahnya hidup pasca menikah.
Selalu ada yang bisa dipeluk setiap malam, ada orang yang bisa diandalkan saat butuh sandaran. Kamu tidak akan lagi merasa sendirian.
Impian tentang pernikahan yang hanya berisi hal-hal indah menunjukkan kalau keinginanmu menikah masih ada di level ‘ingin’ semata. Sementara kamu yang memang sudah siap akan sadar sepenuhnya bahwa ikatan pernikahan tetap akan membawa masalah. Dibutuhkan kedewasaan untuk menghadapinya.
3. Kamu yang ingin menikah akan selalu fokus pada hasil akhirnya. Kesiapan menikah justru terlihat dari penghargaanmu pada prosesnya
Kamu tidak fokus pada hasil, tapi proses (Foto: Shutterstock) via shutterstock.com
Sementara orang yang siap menikah tidak ingin mem-fast forward proses pendekatan, perkenalan, dan penyesuaian– kamu yang hanya ingin menikah justru lebih terkesan terburu-buru.
Harus langsung atur resepsi, harus langsung lamaran, harus langsung mewujudkan pernikahan impian.
Hasil akhir jadi tujuan utama kamu yang sekadar ingin menikah. Kesiapanmu menikah baru terlihat dari bagaiman akamu menghargai setiap proses menjuju hasil yang indah.
4. Keinginan menikah membuatmu bergegas mau dia jadi milikmu. Sementara kesiapan menikah membuatmu berhati-hati, tidak mau terburu-buru
Kesiapan menikah membuatmu berhati-hati (Foto: Shutterstock) via shutterstock.com
Hal yang paling berbeda dari ingin dan siap bisa terlihat dari caramu menyelesaikan masalah. Ketika kamu hanya sekadar ingin, kamu hanya akan berfokus untuk menjadikan dia milikmu secepatnya. Tidak perlu ada persiapan di baliknya, kalau bisa.
Namun kesiapan akan tercermin dari kehati-hatianmu memutuskan semuanya. Seperti kamu yang sekarang berhati-hati memperhitungkan pengeluaran untuk mempersiapkan hari besar yang sebentar lagi datang.
Kamu yang sekadar ingin menikah bisa saja ingin mempercepat langkah dengan membeli semua perlengkapan dengan cepat. Asal selesai dan bisa menggelar resepsi saja. Sudah.
Namun kamu yang sudah siap menikah justru akan mempertimbangkan semuanya. Sebisa mungkin semua dihemat, dengan belanja di Bukalapak yang dari tanggal 1 sampai 31 Maret ini punya promo Parade Gratis Ongkir. Cukup memasukkan kode BLGOAPPS dan belanja lewat aplikasi Bukalapak, kamu sudah menikmati Parade Gratis Ongkir yang Bukalapak tawarkan. Semua harus dipersiapkan sebaik mungkin untukmu. Semua harus aman, hemat, tidak terburu-buru.
Astagfirullah....Di Ponorogo Sebulan Ada Seratusan Janda Baru, Ini Penyebabnya
Setiap bulan, ada janda baru di Ponorogo. Ada yang bukan lantaran ditinggal mati suaminya, tapi karena perceraian. Sepanjang Februari 2016 saja, Pengadilan Agama Kelas 1B Ponorogo sudah memutus 153 sidang perceraian.
Jumlah tersebut dipastikan bakal bertambah lantaran PA setempat masih menyisakan 185 kasus cerai lain yang berlanjut bulan ini. Pun, jumlah belum terhitung kasus cerai baru yang rata-rata di atas angka seratus saban bulannya. ‘’Kalau dirata-rata kami menerima lima sampai enam kasus cerai baru setiap hari,’’ kata Humas Pengadilan Agama Kelas 1B Ponorogo Abdullah Sofwandi, kemarin (7/3).
Abdullah tak menampik jumlah pengajuan cerai di Ponorogo cukup tinggi. Kasus perceraian didominasi cerai gugat. Yakni, cerai yang dimintakan oleh pihak perempuan. Data di mejanya, kasus cerai gugat sebanyak 119 sepanjang Februari lalu. Sedang, hanya 54 kasus cerai talak yang didaftarkan di bulan yang sama. Pihaknya mengaku belum merinci jumlah kasus cerai yang masuk sepekan terakhir. Namun, jumlah kasus perceraian relatif sama. Abdullah tunjuk bukti berkas cerai yang masuk bulan sebelumnya. ‘’Di bulan Januari 2016 kami menerima 183 kasus cerai atau hanya beda sepuluh kasus dari bulan kedua,’’ rincinya.
Kasus perceraian di Ponorogo dilatarbelakangi alasan klasik. Faktor ekonomi masih mendominasi tingginya perceraian. Masuknya pihak ketiga menjadi pemicu kedua. Alasan sudah tidak cocok dan kekerasan juga kerap terjadi. Pun, pasangan yang memilih berpisah tersebut dari berbagai latarbelakang kondisi dan pekerjaan. Mulai dari buruh, TKI, hingga PNS. Perceraian yang melibatkan TKI cukup tinggi di Ponorogo. Alasannya beragam. Dari yang menghilang tanpa kabar hingga yang kedapatan memiliki tambatan hati lain. ‘’Kalau dari kalangan PNS kebanyakan karena pihak ketiga dan sudah tidak ada kecocokan,’’ jelasnya.
Abdullah sempat menggeleng keheranan lantaran sejumlah kasus perceraian lantaran hal sepele. Mulai kedapatan SMS mesra dengan pria atau perempuan lain hingga urusan di atas ranjang. Abdullah menambahkan beberapa faktor juga disebabkan lantaran usia pasutri tersebut yang masih kelewat belia. Tak urung, kerap muncul persoalan konyol lantaran mental yang belum matang. ‘’Dari berkas yang masuk hanya segelintir yang kami tolak karena berbagai pertimbangan atau berhasil didamaikan. Selebihnya selalu diputus berpisah,’’ pungkasnya.
Buat Yang Ngaku Pribumi Tapi Rasis Sama Warga Tionghoa, Bacalah Ini….!
Nama lengkapnya Lo Siaw Ging, namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya.
Setiap hari, kecuali Minggu, puluhan pasien antre di ruang tunggu prakteknya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh pabrik, karyawan swasta, pegawai negeri, hingga pengusaha. Pasiennya tidak hanya datang dari Solo, tetapi juga kota-kota di sekitarnya, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri.
Dokter Lo menjadi istimewa karena tidak pernah memasang tarif. Ia juga tak pernah membedakan pasien kaya dan miskin. Ia justru marah jika ada pasien yang menanyakan ongkos periksa padahal ia tidak punya uang. Bahkan, selain membebaskan biaya periksa, tak jarang Lo juga membantu pasien yang tidak mampu menebus resep. Ia akan menuliskan resep dan meminta pasien mengambil obat ke apotek tanpa harus membayar. Pada setiap akhir bulan, pihak apotek yang akan menagih harga obat kepada sang dokter.
Perlakuan ini bukan hanya untuk pasien yang periksa di tempat prakteknya, tapi juga untuk pasien-pasien rawat inap di rumah sakit tempatnya bekerja, RS Kasih Ibu. Alhasil, Lo harus membayar tagihan resep antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta setiap bulan. Jika biaya perawatan pasien cukup besar, misalnya, harus menjalani operasi, Lo tidak menyerah. Ia akan turun sendiri untuk mencari donatur. Bukan sembarang donatur, sebab hanya donatur yang bersedia tidak disebutkan namanya yang akan didatangi Lo.
“Beruntung masih banyak yang percaya dengan saya, ” kata dia.
Di mata pasien tidak mampu, Lo memang bagaikan malaikat penolong. Ia menjungkirbalikan logika tentang biaya kesehatan yang selama ini sering tak terjangkau oleh pasien miskin. Apa yang dilakukan Lo juga seperti membantah idiom “orang miskin dilarang sakit”.
“Saya tahu pasien mana yang mampu membayar dan tidak. Untuk apa mereka membayar ongkos dokter dan obat kalau setelah itu tidak bisa membeli beras? Kasihan kalau anak-anaknya tidak bisa makan, ” kata dia.
Gaya bicaranya tegas cenderung galak. Tidak jarang ia memarahi pasien yang menganggap enteng penyakit. Ia bercerita pernah benar-benar sangat marah kepada seorang ibu karena baru membawa anaknya ke ruang prakteknya setelah mengalami panas tinggi selama empat hari.
“Sampai sekarang masih banyak orang yang bersikap seperti itu. Memangnya penyakit itu bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau sakit ya harus segera dibawa ke dokter. Jangan melakukan diagnosa sendiri, ” ujar anak ke 3 dari 5 bersaudara itu.
Toh meski galak, Lo tetap dicintai. Ia menjadi rujukan berobat terutama bagi mereka yang tidak mampu. Namun dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini merasa apa yang ia lakukan bukan sesuatu yang luar biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.
“Tugas dokter itu menolong pasiennya agar sehat kembali. Apa pun caranya. Saya hanya membantu mereka yang membutuhkan pertolongan dokter. Tidak ada yang istimewa, ” ujar dokter yang buka praktek di rumahnya, Kampung Jagalan, Jebres, Solo.
Dokter Sederhana
Lahir di Magelang, 16 Agustus 1934, Lo tumbuh dalam sebuah keluarga pengusaha tembakau yang moderat. Orang tuanya, Lo Ban Tjiang dan Liem Hwat Nio, memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih apa yang dinginkan. Salah satunya adalah ketika Lo ingin melanjutkan SMA ke Semarang, karena dia menganggap tidak ada SMA yang kualitasnya bagus di Magelang ketika itu.
Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter. Rupanya, nasehat itu sangat membekas di hati Lo. Maksud nasehat itu, menurut Lo, seorang dokter tidak boleh mengejar materi semata karena tugas dokter adalah membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Kalau hanya ingin mengejar keuntungan, lebih baik menjadi pedagang. .
”Jadi siapa pun pasien yang datang ke sini, miskin atau kaya, saya harus melayani dengan baik. Membantu membantu orang itu tidak boleh membeda-bedakan. Semuanya harus dilakukan dengan ikhlas. Profesi dokter itu menolong orang sakit, bukan menjual obat, ” ujar suami dari Gan May Kwee ini.
Menjadi dokter sejak 1963, Lo mengawali karir dokternya di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (1903-1982), seorang dokter legendaris di Solo. Pada masa orde baru, poliklinik ini berkembang menjadi RS Panti Kosala, dan kini berganti nama menjadi RS Dr Oen.
Selain dari ayahnya, Lo mengaku banyak belajar dari Dr Oen. Selama 15 tahun bekerja pada seniornya itu, Lo mengerti benar bagaimana seharusnya menjadi seorang dokter.
”Dia tidak hanya pintar mengobati, tetapi juga sederhana dan jiwa sosialnya luar biasa, ” kata mantan Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.
Apa yang dikatakan Lo tentang membantu siapa pun yang membutuhkan itu bukanlah omong kosong. Ketika terjadi kerusuhan Mei 1998 lalu misalnya, Lo tetap buka praktek. Padahal para tetangganya meminta agar dia tutup karena situasi berbahaya, terutama bagi warga keturunan Tionghoa. Namun, Lo tetap menerima pasien yang datang. Para tetangga yang khawatir akhirnya beramai-ramai menjaga rumah Lo.
“Banyak yang butuh pertolongan, termasuk korban kerusuhan, masak saya tolak. Kalau semua dokter tutup siapa yang akan menolong mereka?” kata Lo yang juga lulusan Managemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Indonesia.
Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.
Kini, meski usianya sudah hampir 80 tahun, Lo tidak mengurangi waktunya untuk tetap melayani pasien. Setiap hari, mulai pukul 06. . 00 sampai 08. 00, dia praktek di rumahnya. Selanjutnya, pukul 09. 00 hingga pukul 14. 00, Lo menemui para pasiennya di RS Kasih Ibu. Setelah istirahat dua jam, ia kembali buka praktek di rumahnya sampai pukul 20. 00.
“Selama saya masih kuat, saya belum akan pensiun. Menjadi dokter itu baru pensiun kalau sudah tidak bisa apa-apa. Kepuasan bagi saya bisa membantu sesama, dan itu tidak bisa dibayar dengan uang, ” ujar dokter yang sejak beberapa tahun lalu berjalan dengan bantuan tongkat ini.
Menurut Lo, istrinya memiliki peran besar terhadap apa yang ia lakukan. Tanpa perempuan itu, kata Lo, ia tidak akan bisa melakukan semuanya.
“Dia perempuan luar biasa. Saya beruntung menjadi suaminya, ” ujar Lo tentang perempuan yang ia nikahi tahun 1968 itu.
Puluhan tahun menjadi dokter, dan bahkan pernah menjadi direktur sebuah rumah sakit besar, kehidupan Lo tetap sederhana. Bersama istrinya, ia tinggal di rumah tua yang relatif tidak berubah sejak awal dibangun, kecuali hanya diperbarui catnya. Bukan rumah yang megah dan bertingkat seperti umumnya rumah dokter.
“Rumah ini sudah cukup besar untuk kami berdua. Kalau ada penghasilan lebih, biarlah itu untuk mereka yang membutuhkan. Kebutuhan kami hanya makan. Bisa sehat sampai usia seperti sekarang ini saja, saya sudah sangat bersyukur. Semakin panjang usia, semakin banyak kesempatan kita untuk membantu orang lain, ” kata Lo yang selama 43 tahun perikahannya dengan Gan May Kwee tidak dikaruniai anak.
Di tengah biaya obat-obatan yang mahal, pelayanan rumah sakit yang sering menjengkelkan, dan dokter yang lebih sering mengutamakan materi, keberadaan Lo memang seperti embun yang menyejukkan. Rasanya, sekarang ini tidak banyak dokter seperti Dr Lo.
Memalukan ! Ini Fakta Bahwa Audit BPK Terkait RS Sumber Waras Keliru Total
Fakta Mengejutkan RS Sumber Waras Ini Bisa Bikin BPK Malu. Badan Pemeriksa Keuangan menyerahkan hasil audit investasi pembelian Rumah Sakit Sumber Waras kepada Komisi Pemberantasan Korupsi kemarin. BPK menuduh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama bersalah membeli 3,6 hektare senilai Rp 755 miliar lahan Rumah Sakit Sumber Waras di Jakarta Barat itu pada 2014.
Basuki alias Ahok punya dalih untuk mematahkan tuduhan itu. Dikutip dari laman Tempo, Berikut ini dokumen dan keterangan-keterangan yang dimuat Koran Tempo edisi 8 Desember 2015.
Lokasi Salah
BPK:
Lokasi lahan Sumber Waras bukan di Jalan Kiai Tapa, tapi di Jalan Tomang Utara.
Ahok:
Lokasi tanah Sumber Waras seluas 3,6 hektare itu berada di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat bukan di Jalan Tomang.
FAKTA:
Berdasarkan sertifikat Badan Pertanahan Nasional pada 27 Mei 1998, tanah itu berada di Jalan Kiai Tapa. Statusnya hak guna bangunan nomor 2878.
NJOP Versi BPK Keliru
BPK:
Karena letaknya di Jalan Tomang Utara, basis pembelian lahan Sumber Waras memakai nilai jual obyek pajak jalan itu Rp 7 juta per meter persegi.
Ahok:
Penentu NJOP Sumber Waras adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang menyebutkan pajak lahan itu mengikuti NJOP Jalan Kiai Tapa.
FAKTA:
Faktur yang ditandatangani Satrio Banjuadji, Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Grogol menyebutkan tanah itu di Jalan Kyai Tapa dengan NJOP sebesar Rp 20,7 juta.
Kerugian
BPK:
Pembelian lahan Sumber Waras merugikan negara Rp 191 miliar karena ada tawaran PT Ciputra Karya Utama setahun sebelumnya sebesar Rp 564 miliar.
Ahok:
Tawaran Ciputra itu ketika nilai jual obyek pajak belum naik pada 2013. Pada 2014, NJOP tanah di seluruh Jakarta naik 80 persen.
FAKTA:
Berdasarkan data SIM PBB-P2 dari Direktorat Jenderal Pajak, NJOP lahan Sumber Waras yang ditentukan pada 2013 naik dari Rp 12,2 juta sedangkan pada 2014 Rp 20,7 juta.
Pembelian tanpa kajian
BPK:
Pembelian lahan Sumber Waras kurang cermat karena tanpa kajian dan perencanaan yang matang.
Ahok:
Dibahas dan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
APBD 2014:
Pembelian tercantum di KUA-PPAS 2014 perubahan yang ditandatangani empat pimpinan DPRD 2009-2014: Ferrial Sofyan, Triwisaksana, Boy Bernadi Sadikin, dan Lulung Lunggana.
Ternyata Pencuri Kabel di Ring 1 Jakarta Adalah Orang Suruhan Lulung
Polisi sudah mengungkap kasus bungkus kabel di gorong-gorong di ring 1 Jakarta. Polisi memastikan tidak ada unsur sabotase dalam urusan bungkus kabel itu. Yang ada hanya para pencuri yang menguliti kabel mencari tembaga dan timah.
"Sampai dengan saat ini yang diungkap Ditkrimsus PMJ tidak ada dan belum ditemukan adanya unsur sabotase. Tapi yang ditemukan penyidik adalah pencurian pemberatan di bawah tanah berupa pencurian kabel-kabel di bawah tanah," kata Dir Krimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/3/2016).
Menurut Mujiyono, para tersangka ini sudah tahu di bawah atau di gorong-gorong ada kabel. Dan mereka melihat bahwa salah satu instansi tengah membongkar kabel perbaikan di bawah trotoar.
"Dengan hal tersebut mereka tahu bahwa di bawah banyak kabel termasuk kabel yang sudah tidak digunakan," jelas dia.
"Mungkin rekan-rekan kalau ikut ke TKP heran di bawah itu banyak sekali kabel, baik Telkom maupun PLN. Ya kabel-kabel ini banyak sekali, makanya ke depan perlu diatur khusus supaya di bawah Jakarta ini nggak ada timah, tembaga yang tersisa karena sisa-sisa kabel," tutur dia.
Kabel bekas yang tidak dipakai itu memang tidak diangkut lagi oleh instansi yang memasang. Kemudian para pencuri ini mengambil tembaga dan timah yang bisa dijual Rp 40-60 ribu per Kg di Kemayoran, Jakarta.
Friday, March 11, 2016
Aku pingsan ketika dengar berita suamiku meninggal kecelakaan. Setelah 2 tahun, aku melihat suamiku yang sudah meninggal. Ternyata.....
Aku dan Kevin tumbuh bersama sejak kecil. Kami juga satu kuliah dan otomatis, kami menjadi sepasang kekasih. Begitu kami lulus, kami memutuskan untuk menikah. Tidak ada rumah, mobil juga tidak ada, apalagi tabungan, tapi kami bekerja keras demi hidup.
Kami berpikir untuk menunda memiliki anak, buat hidup saja pas banget apalagi ada anak. Tapi tahun ke-5 pernikahan kami, ekonomi keluarga kami mengalami peningkatan pesat! Kami sanggup beli rumah, mobil, dan lain sebagainya. Tapi, tiba-tiba datang sebuah kabar, suamiku mengalami kecelakan maut.
Kecelakaan mobil itu mengambil nyawa suamiku... Aku pingsan ketika dengar berita ini. Saat aku sadar, aku bertemu dengan orang tua suamiku yang datang dari desa. Ternyata, upacara pemakaman sudah selesai dilaksanakan, aku bahkan tidak sempat melihatnya untuk terakhir kalinya.
Kondisiku lemas, aku pun pergi ke dokter untuk memeriksakan kesehatanku, ternyata aku hamil 2 bulan. Anak dalam kandunganku adalah hasil dari cinta kami berdua, karena itu, aku berjuang keras untuk melahirkan dan membesarkannya sebagai bukti cintaku kepadanya!
Tapi orang tua Kevin, suamiku tidak setuju! Mereka memintaku untuk melakukan aborsi. Alasan mereka tak bisa kuterima. Mereka berkata kalau aku masih terlalu muda untuk merawat seorang anak. Namun, aku tetap bersikeras untuk melahirkan anak ini. Setahun kemudian, aku mendapatkan kabar kalau orang tua suamiku sudah pindah dan sejak saat itu, aku tidak pernah dapat menghubungi mereka kembali.
2 tahun pun berlalu, aku bekerja di kota lain. Managerku, Hendra, sangat menyukai pekerjaanku dan dia iba dengan kisahku 2 tahun ini. Dia adalah seorang pria yang tangguh dan aku sebagai seorang janda yang masih memerlukan pria untuk diandalkan, akhirnya aku menerima cintanya.
Hari itu, aku dan Hendra jalan-jalan jalan di kota dan pada saat itu, aku melihat wajah yang sangat tidak asing! Wajah itu seperti sangat kukenal, ternyata dia suamiku yang sudah meninggal! Aku Shock! Tidak tahu harus marah atau tidak! Aku melihat seorang wanita muda keluar dari ruang ganti dan dengan senyuman manisnya dia berkata ke pria itu, Kevin,"Suamiku, baju ini bagus nggak?"
Wanita ini adalah teman kuliah kami berdua! Dia wanita kaya raya dan sangat terhormat di daerah ini. Di titik itu, aku sadar! Dia tidak mati karena kecelakaan! Dia dan orangtuanya sengaja membuangku yang miskin ini dan menikahi wanita kaya demi hartanya! Hatiku hancur, marah, namun tak berdaya.
Mereka menyadari keberadaanku. Dia merangkul tangan Kevin sambil mengejek,"Oh ternyata elu di sini juga? Gimana kehidupanmu setelah bercerai?".
Apa!? Aku bercerai!? Aku jawab,"Kevin dan aku sama sekali tidak bercerai! Putra kami sudah berusia 2 tahun sekarang, masa dia nggak kasih tahu elu?"
Aku pun gandeng tangan managerku dan pergi dari situ secepat mungkin.
Esoknya, Kevin mencariku. Dia memberiku uang 10 juta dan mengajukan perceraian. Di depan Hendra, manager dan calon suamiku, aku koyak check seharga 10 juta itu dan dengan senang hati aku langsung pergi melakukan perceraian dengannya.
Tidak lama setelah itu, kabar burung datang ke telingaku. Perusahaan yang dia buka bangkrut dan dia bercerai lagi. Ketika pihak keluarga dari selingkuhannya tahu kebenarannya, mereka memutuskan hubungan mereka. Sekarang hidupku bahagia bersama anakku dan Hendra, managerku yang baik hati.
Subscribe to:
Posts (Atom)





















