Wednesday, April 6, 2016
FPI Ngancam KPK!! Tapi Saat Ditanya Bukti Korupsi Ahok, Begini Jawaban Memalukan Fahrurrozi
Gerakan Masyarakat Jakarta, yang terdiri atas sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam,
Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. "Dengan barang bukti yang kami bawa ini, Ahok jelas bersalah," kata Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta Fahrurrozi Ishaq.
Pernyataan itu disampaikan setelah mereka bertemu dengan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Senin, 4 April 2016.
Fahrurrozi, yang pernah diangkat sebagai Gubernur Jakarta oleh FPI pada Desember 2014, berjanji akan datang lagi membawa massa dengan jumlah yang lebih besar jika pimpinan KPK tidak mengindahkan permintaan kelompok tersebut. "Jangan salahkan siapa-siapa kalau terjadi apa-apa," ujarnya.
Menurut Fahrurrozi, pihaknya hanya ingin menegakkan hukum. Keadilan, ucap dia, tak boleh seperti pisau yang tumpul ke atas tapi tajam ke bawah.
Mengenai data yang dimiliki, Fahrurrozi tak menjelaskannya. Ia hanya menuturkan data yang pihaknya miliki valid. ( ????? )
"Intinya, tangkap Ahok karena korupsi!" ujar Ketua Forum Pembela Islam Habib Rizieq. Seruannya itu diikuti teriakan "Allahu Akbar!" oleh pengikut-pengikutnya. Setelah menemui pimpinan KPK, mereka berunjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.
Para pengunjuk rasa dari Forum Umat Islam sebelumnya menutup empat ruas jalan di Jalan H.R. Rasuna Said depan gedung KPK. Mereka marah karena tak kunjung diterima pimpinan lembaga antirasuah.
"KPK tak hanya membuat kasus korupsi macet, tapi juga jalanan macet," kata Sekretaris Jenderal FBR Luthfi Hakim dari atas mobil yang digunakan untuk unjuk rasa, Senin, 4 April 2016. Pasukan berseragam putih-putih itu geram karena tak kunjung diizinkan masuk.
Sebanyak 600 personel FUI tiba di gedung KPK sejak pukul 09.00. Awalnya, mereka hanya menutup satu ruas jalan. Lama-lama mereka menyeberang hingga menutup semua ruas jalan.
Sekitar pukul 10.30, pimpinan KPK baru mau menerima mereka. Sebanyak 15 delegasi diizinkan masuk, dan jalan kembali dibuka.
Mereka berunjuk rasa menuntut KPK menangkap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Waduh, Gubernur tandingan ini lucu juga, mengaku punya bukti valid tapi saat ditanya jawabnya 'POKOKNYA PUNYA", Intinya Ahok Harus Tangkap Dulu!! ??????
Surat anak Tarutung buat Ahmad Dhani calon gubernur DKI
Surat anak Tarutung buat Ahmad Dhani calon gubernur DKI:
Langsung ajalah ya lae
soalnya tak pandai pula aku berbasa-basi ini.
Horas atau Assalamu'alaikum..
Kek gini lae' kalau lae mau mencalonkan diri jadi gubernur, jadi presiden entah jadi apapun lah itu terserah lae, itu hak-hak lae, tidak ada yang melarang. cuma gak enak ku dengar omongan lae ini, yang lae bilang kek gini:
“PEMIMPIN NON MUSLIM ITU SAMA HARAMNYA DENGAN LGBT DAN BABI”
Lae tahu gak
sebelum lae lahir, nenek moyang kita uda capek mendamaikan umat antar ber-agama dinegara indonesia ini, itu karna kita bersaudara walaupun berbeda-beda suku dan agama. Janganlah karna ucapan lae, jadi perang agama kita, tak baik seperti itu lae.
Coba lae lihat dulu dipelosok-pelosok indonesia ini atau berkeliling dulu sekali-kali biar lae tahu batak, muslim, jawa, minang, melayu, nias, cina, kami semua bersaudara, senang kali lah lae dijakarta sana ya kalau tikam-tikaman kami dipelosok ini?
Jadi kalau mau bertanding, bertandinglah yang gentlemenlah, jaga mulut dan ucapan, tak baik berkoar-koar apalagi menghina agama/suku tetangga, nanti dikomentar balik tentang kehidupan keluarga lae, kan tambah panjang, apalagi lae kalau aga disindir dikit, langsung buat laporan kepolisi.
Kami apalah lae, pemikiran kami luas/dewasa, tak seperti lae sedikit-sedikit lapor pencemaran nama baik, sewa pengacara.
Tapi sekali uda kelewatan batas, kujadikan lae tambul campur tuak bagot atau jadi makanan pinahan kami didolok sana kubuat, biar tau kian lae dari sekarang.
Terahir pesan aku buat lae Dhani
kalaupun lae kalah bertanding nanti, mungkin belum saatnya lae jadi pemimpin pilihan masyarakat, kan masih bisa nya lae konser-konser buat dapat uang atau jadi juri kek di tv tv selama ini.
Oea' mana tau lae kira aku takut menutupi identitas diri, tak usah lae sangsikan aku, nama lengkap aku: Iwan Parulian Simorangkir, alamat kita sekarang diduri-riau.
Mana tau ada rencana lae jumpa kita, kabari aja ke nomor hp, ini 085356358459 sms aja, aku yang telp lae, atau ini pin aku yang selalu aktif lae: 28F1ECD4 tak usah capek lae mencari, aku sendiripun yang datang ketempat yang lae tentukan, kecuali dijakarta lae minta, tak mungkin kuturuti permintaan lae itu, siapa kali lae rupanya.
Tujuan aku buat surat ini
karna aku gak tau nomor hp lae untuk di telp, email atau pin lae tak ada sama aku. Kalau ada kian' uda aku bilang sendiri lewat telp kek gini:
Aku orang batak mewakili Tarutung (TAPUT). kami juga memiliki HAM, jadi jangan coba-coba lae menimbulkan sarah atau menimbulkan kerusuhan dari ucapan lae itu ya.
Walaupun begitu
tapi udalah dulu lae, besok-besok lah lagi disambung, mau makan siang dulu.
Muda-mudahanlah lewat surat ini bisa disebarluaskan kawan-kawan dan sampai sama lae entah lewat manapun itu jadilah yang penting bisa lae baca pesan ini, itu aja.
NB: Jangan coba-coba sama batak, tikam-tikaman pun kita jadi, kulayani lae dimanapun itu.
Salam persaudaraan lae
smile emotikon
_Tuhan Yesus Memberkati_
Tuesday, April 5, 2016
Tak Hanya Jakarta, Medan Dan Papuah Merindukan Sosok Ahok Sebagai Pemimpin Yang Tegas Sederhana Dan Rendah Hati
Jakarta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memang figur yang bikin banyak orang benci tapi rindu. Meski kata-katanya keras, namun kerja nyatanya ada. Itu yang bikin banyak orang kagum meski sebagian yang lain mengaku tak suka. Kemarin kamu sudah baca surat terbuka dari seorang warga Medan, Sumatera Utara yang meminta agar Pak Ahok menjadi gubernur di sana. Kali ini Bintang.com menemukan sebuah tulisan yang dibuat oleh seorang warga Papua. Tulisan ini sudah dibikin dari tahun lalu di sebuah forum. Seperti apa suara hati warga Papua ini yang menginginkan sosok Ahok memimpin daerahnya.
Saya tertarik pada sosok Ahok. Ia begitu jujur dan polos. Kalau dirinya marah, pasti langsung diungkapkannya dengan sikap marahnya. Kalau saat dirinya senang, juga diungkapkannya dengan senyum di wajahnya. Ahok seakan hendak menyingkapkan kembali lirik lagu, : “Jangan ada dusta di antara kita,” ciptaan Broery Marantika. Jujur itu penting. Hanya orang jujur yang berlaku bijaksana.
Menyimak situasi di Papua saat ini, saya pikir Papua sangat membutuhkan sosok pemimpin seperti Ahok. Papua membutuhkan pemimpin yang berani membela rakyat. Papua membutuhkan pemimpin yang jujur, bijaksana dan rendah hati untuk membawa Papua ke arah yang lebih baik.
Sejauh pengalaman saya, masih sulit menemukan sosok seperti Ahok di Papua. Pemimpin Papua saat ini, lebih gemar tinggal di kantor atau bepergian ke luar Papua ketimbang mengunjungi masyarakat di kampung-kampung. Belum lagi gaya hidup mewah ditunjukkan oleh para pejabat di Papua. Padahal, rakyat sangat menderita.
Pejabat di Papua menempati rumah dinas mewah. Mereka juga memiliki mobil dinas mewah. Mereka memiliki asisten dan pengawal pribadi. Ketika mereka bepergian, selalu dikawal polisi. Ketika mereka melintasi jalan, sirene mobil pengawal mengaum. Rakyat harus menepi. Mereka bergaya elit dan mewah di atas penderitaan rakyat.
Saya belum menemukan pejabat yang sederhana dan rendah hati untuk melayani orang Papua. Saat ini, Papua dipimpin oleh anak-anak Papua, tetapi pembangunan di Papua tidak berjalan sebagaimana mestinya. Proses pembangunan Papua, khususnya orang asli Papua masih jauh tertinggal. Ribuan anak Papua tidak bisa bersekolah dengan baik. Ribuan orang Papua tidak bisa berobat. Jutaan hektar hutan dibabat dan dikonversi dengan perkembunan kelapa sawit, dan lainnya. Pada saat bersamaan, pejabat Papua, yang sebagian besar dipegang oleh anak-anak Papua diam membisu.
Mengapa para pejabat (di) Papua belum berani bersuara seperti Ahok? Saya tidak tahu jawabannya. Saya hanya tahu, kalau seorang pejabat atau pemimpin itu bersih dan memiliki integritas, maka ia akan berani menyuarakan ketidakadilan secara bebas, tanpa ada tekanan. Pejabat yang bersih dan berintegritas berani melawan kebijakan-kebijakan diskriminatif dan merugikan rakyat. Ahok sudah membuktikan bahwa hanya pemimpin bersih dan berintegritas yang bisa melakukan ‘bersih-bersih’ di birokrasi pemerintahan. Tepatlah, istilah tua: “tidak mungkin kita menyapu dengan menggunakan sapu yang kotor.”
Sampai saat ini, rakyat Papua masih merindukan sosok pejabat dan pemimpin seperti Ahok. Ia melayani rakyat, tanpa pamrih. Ia mengalami penghinaan dan cacian, tetapi demi perubahan Jakarta ke arah yang lebih baik, ia berani mempertaruhkan dirinya sendiri. Ahok siap mati untuk rakyat. Ia tidak mengumpulkan harta kekayaan bagi dirinya sendiri. Ia berbagi dengan sesama yang menderita. Kaum termarginal, kini bisa menempati rumuh susun mewah. Di tangan Ahok, Jakarta berbenah.
Ahok membuktikan bahwa untuk memimpin suatu daerah, tidak perlu orang asli atau pendatang. Tidak perlu orang Betawi dan Islam. Tidak perlu orang beragama dan berbudaya ini dan itu. Ia menunjukkan bahwa jiwa kepemimpinan yang dilandasi oleh semangat pelayanan yang tinggi, itu yang bikin perubahan dalam masyarakat, bukan oleh asal-usul seseorang. Semangat pelayanan Ahok yang luar biasa bikin banyak orang suka padanya, meskipun tidak sedikit yang mencercanya.
Gaya kepemimpin Ahok memang bikin gerah pihak-pihak yang selama ini bersembunyi di balik manisnya mulut dan senyum palsu. Ahok suka bicara keras dan kasar. Ahok tidak bicara di belakang, ia bicara di depan supaya semua menjadi terang-benderang. Ahok tidak suka ada dusta.
Gaya kepemimpinan model Ahok ini yang dirindukan orang Papua. Pemimpin perlu hadir di tengah masyarakat: hadir, berbicara dengan masyarakat, mendengarkan keluh-kesah masyarakat dan bikin kebijakan yang pro masyarakat.
Sosok Ahok dirindukan di Papua. Orang Papua merindukan dan menanti tipe pemimpin seperti Ahok, yang berani membuka borok-borok birokrasi pemerintahan yang korup dan berbelit. Pemimpin yang selalu hadir di tengah masyarakat. Bukan tipe pemimpin yang suka tinggalkan rakyatnya. Apa lagi di Papua, para pemimpin lebih suka pergi ke luar Papua. Mereka lebih tertarik pergi ke Jakarta, bahkan luar negeri, ketimbang mengunjungi masyarakat di kampung-kampung.
MASYA ALLAH...Kok Ada Ya Tukang Soto Yang Kayak Begini ?
Sore itu sehabis pulang kantor, saya mampir di sebuah kedai Soto Ayam Madura di Jl.Raya Halim, Cililitan-Jakarta Timur...Saya memesan semangkok soto ayam dan duduk membaca koran menunggu macet yg belum juga terurai...maklum nasib karyawan yang pulang kerja selalu terjebak macet. Saya suka sekali makan soto apalagi di musim hujan begini hehehe..
.
Seorang ibu setengah tua dengan 2 anaknya yang masih Balita dengan penampilan sederhana tiba-tiba masuk ke kedai, " Pak, berapa harga semangkok soto ?" tanya si ibu tersebut.
.
"10.000, Bu" jawab penjual soto sambil tersenyum...
" Kedua anak saya sungguh ingin makan soto, tapi uang saya hanya ada 7000 rupiah, maaf pak apa bisa dibuat 2 porsi walau hanya kuah dan sedikit sohun, gak jadi masalah " tanya si ibu sedikit ragu-ragu...
.
" Oh, mari bu silakan duduk " kata bapak penjual soto.. lalu nggak sampai 5 menit, tiga mangkok soto berukuran besar sudah dihidangkan di depan...
.
" Tapi uang saya hanya 7000... Pak ?" Tanya ibu sekali lagi dengan sedikit ragu,..sang ibu masih punya harga diri untuk tidak meminta penuh...
.
" Oh..nggak apa apa bu, ibu bertiga makan saja dan simpan uang ibu ". .Ibu itu tersenyum dan kemudian membungkukkan tubuhnya...
.
Saya tersenyum kagum, melihat kebaikan penjual soto.. saya pun kembali meneruskan makan saya...sekitar 15 menit, si ibu dan kedua anaknya pun beranjak pergi sambil mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada si bapak penjual soto.
.
Kemudian seorang pemuda sepertinya keturunan Tionghoa yang dari tadi duduk cuek di pojokan yg sambil main smartphonenya tiba-tiba membayar kepada si penjual soto dengan uang Rp. 100.000 dan kemudian pergi begitu saja.
.
"Mas, ini kembaliannya", ujar si penjual soto.
"Saya makan 1 mangkok dan 1 bungkus kerupuk sama teh manis ya, nah sisanya untuk bayar soto si ibu dan 2 anaknya tadi ya bang", kata pemuda itu sambil menghidupkan sepeda motor maticnya dan kemudian beranjak pergi sambil menerobos hujan...
.
Saya benar-benar terpesona, dengan kebaikan-kebaikan yang dihadirkan Tuhan di depan mata saya...
.
Si ibu miskin yang jujur serta tidak meminta-minta, si bapak penjual soto yang baik hati serta pemuda yang pemurah. Dan saya sendiri ikut kecipratan kebahagiaan karena melihat kejadian itu...
.
Jika saja setiap orang tidak melulu menggunakan Hukum Dunia, Untung dan Rugi.. Tentu pintu-pintu kesempatan, keberkahan akan banyak dibuka oleh Tuhan YME...
.
Jika saja setiap orang lebih dahulu MEMBERI bukan meminta, dunia akan punya banyak WARNA yang INDAH.."
.
*Silakan SHARE & LIKE, supaya kisah ini lebih bermanfaat lagi...
.
Sumber : Mas Abie Ave & Firman Perdana Putra
.
(maaf ya kalau fotonya kurang jelas, soalnya si bapak soto malu kalau difoto katanya...)
Ini Wujud Berlian yang Dijual Rp 7 Triliun oleh Seorang Kakek di Sidrap
Seorang kakek bernama Qarsing di Desa Bulu Cendrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, akan melelang berlian dengan harga Rp 6,966 triliun.
Berlian dengan bobot 222 gram itu disimpannya dalam kotak khusus. Qarsing mengaku tidak pernah memperlihatkannya ke orang lain.
Sayangnya, Qarsing tidak memiliki sertifikat atas berlian itu. Ia juga tak bersedia mengungkapkan asal-usul berlian tersebut.
Saat ini, Qarsing tengah mengupayakan untuk membuat sertifikat berlian sebelum menjualnya kepada orang lain.
Ia membuka kesempatan kepada warga asing untuk membelinya.
Mantan pejuang kemerdekaan berpangkat mayor itu mengatakan, sebagian uang hasil penjualan berlian itu akan ia sumbangkan untuk membayar utang negara.
Ia juga ingin menggunakan hasil penjualannya untuk membangun rumah adat, sekolah, dan pesantren di Sidrap dan Enrekang.
POLISI KERJAANYA ( pemalak uang rakyat ) di tegur oleh anggota TNI ..! TRIMS YA.
Kepolisian adalah untuk mengayami masyaraka bukan untuk menakuti masyarakat kejadian ini di ungkap oleh seorang ramaja , saat itu ada sorang polisi yang sedang malaksanakan Razia di jalan , Jalan Pancing simpang Jalan Tuasan, tepat di depan Sirkuit IMI, Senin (23/3) , sedangkan oknum TNI tersebut memakai jazz dan membawah sepeda motor yang bermerek VIXION , si TNI tersebut membleyer atau menggas gas di depan para polisi tersebut dan membuat polantas ketakutan dan gugup dan merapat , ada seorang polisi yang coba menenangkan oknum TNI tersebut , tenang brow kita selesaikan dengan baik , ujar si polsi tersebut ,
, apa kau bilang bro kita bukan teman berani sekali kau tilang , kau minta duit berani sekali kau bilang brow ujar si TNI tersebut sambil ekpresi wajah yang marah2 dan bukan semakin tenang suasananya tapi mala semakin kacau dan kerusuhan pun makin merajalela dan sempet menjadi tontonan warga di kira warga itu pertunjukan wah konyol sekali ya warga gak malah mererai.
malah di lihat -_- ya beginila indonesi ku banyak ke jadian unik di sini ohya langsung kita tersukan cerita yang tadi sampek mana ya kita hehe lupa ane brow ohya sampek dari warga yang melihta kekericuan
dan jalanan pun semakin macet bukan macet karena ada razia pak polisi tapi tau sendiri kan indonesai ini kalau ada masalah mah cuma di lihta gak malah di pikirn solusinya pengendara2 sepede motor kebanyakan berhenti untuk melihat
sampek di sini anggota kepolisian banyak yang kabur , bukan kabur seh cuma menghindar aja
ada polisi yang menenangkan si TNI " ayo pak kita selesaikan di kantor maluh pak di lihat orang ''
ya mungkin karana pak polisi sama TNI malu akirnya bubar dan razia di batalkan dan begital keseurahannya makasi udah membaca artikel saya semoga sampean sampean ini ter hibur ya
Demikian kalaupun ada kalimat yang kurang di mengerti harap maklum,
Semoga keterangan ini bisa membantu dan memberi suatu inspirasi untuk anda, WASSALAM.
Mencengangkan.!! Otzi Yang Membeku Selama 5300 Tahun, Ternyata Didalam Tubuhnya Terdapat..???
Seperti apa yah rupa manusia eropa yang hidup pada saat batu 5000 th. yang silam? Bagaimana yah gaya hidup mereka pada saat itu? Untuk yang penasaran, Manusia Es " Otzi " dapat memberimu jawaban. Otzi yakni mumi yang berusia 5300 th., tercatat sebagai mumi yang paling tua dan yang paling utuh diketahui hingga sekarang ini. Sumbangsihnya untuk penelitian saat moderen begitu tidak ternilai.
Pada th. 1991, seorang turis Jerman temukan Mumi yang terkubur di dalam gundukan salju pegunungan Alpen, yaitu di perbatasan pada Italia dan Austria. Mumi itu utuh keseluruhannya lantaran oleh cuaca dingin di ketinggian pegunungan. Otzi diperkirakan mati pada th. 3300 sebelum masehi, sebagian pakar memprediksi saat itu usianya kirakira 45 tahun
Otzi berikan banyak informasi bermanfaat untuk peneliti saat moderen mengenai gaya hidup manausia eropa pada saat itu. Sebagian peneliti mengambil foto Otzi dengan resolusi super tinggi serta memajangnya di dalam jaringan internet.
Pada tubuh Otzi diketahui jubah panjang yang terbuat dari kulit bulu, sepatu yang terbuat dari kulit binatang, lantas busur dan panah. Sebagian peneliti memprediksi Otzi yakni seorang pemburu yang hidup pada saat batu. Juga melalui penelitian sisa kandungan di dalam usus, diketahui kalau sebelum matinya, Otzi pernah konsumsi daging kambing rimba serta sayursayuran, lantas memakaan daging rusa, serta kemungkinan besar diimbangi dengan konsumsi berbagai bijib-ijian.
Tetapi, sebagian peneliti hadapi satu teka teki yang teramat sulit, yaitu : apakah penyebab kematian Otzi? Pada th. 2001, sebagian peneliti temukan ujung panah pada pundak Otzi, mereka menebak Otzi yakni korban pembunuhan. Namun sebagian peneliti yang lain menebak Otzi mati dalam satu duel lantaran luka benda tajam diketahui pada tangan kanan dan pergelangan tangan kanan. Tetapi komentar-komentar ini selalu menuai banyak perbincangan sengit.
Otzi dipajang di Museum Sejarah Archeology Italia, tulangtulangnya diatur dengan rapi dan utuh. Apabila diliat dari fotofoto di atas, ia tidak terllihat seperti tulang manusia dari 5000 th. silam yah? Yuk, cepat sebarkan… supaya Otzi si Manusia Es bersua dengan makin beberapa orang.
Subscribe to:
Posts (Atom)






